Bagan Pengkabelan Menurut Standar EIA 586
1. Kabel Twisted Pair
Kabel twisted-pair adalah jenis kabel
yang digunakan untuk komunikasi telepon dan sebagian besar jaringan Ethernet
modern. Sepasang kabel membentuk sebuah jalur yang dapat mengirimkan data. Pasangan
kebel tersebut dibuat saling melilit untuk memberikan perlindungan terhadap
"crosstalk", atau gangguan yang dihasilkan oleh pasangan kabel yang
berdekatan. Ketika arus listrik mengalir melalui kawat kabel, akan menciptakan
medan magnet kecil melingkar di sekitar kawat. Ketika dua kabel dalam sebuah
sirkuit listrik ditempatkan berdekatan, dan medan magnet mereka adalah
kebalikan dari satu sama lain, dengan demikian dua medan magnet akan saling
menghilangkan satu sama lain. Pasangan kabel tersebut juga akan menghilangkan
setiap medan magnet yang berasal dari luar kabel. Dengan memutar kabel maka
akan dapat meningkatkan efek saling menghilangkan medan magnet dan secara
efektif dapat memberikan perlindungan pada kabel jaringan. Ada 2 jenis umum
pada kabel jenis twisted-pair, unshielded twisted pair (UTP) dan shielded twisted pair (STP)
1.1. UTP
Kabel UTP sering dikombinasikan dengan menggunakan
Registered Jack 45 (RJ-45) konektor. RJ-45 adalah konektor delapan kabel yang
digunakan biasanya untuk menghubungkan komputer ke sebuah local-area network
(LAN), khususnya Ethernet.
Kabel UTP memiliki empat pasang dengan ukuran kawat
tembaga 22 atau 24 gauge (gauge merupakan standart pengurkuran kabel). Salah
satu faktor yang membedakan kabel UTP dengan kabel lain salah satunya kabel UTP
memiliki impedansi 100 ohm. meskipun dahulu kabel UTP dikatakan memiliki
kecepatan transfer yang lambat, namun dalam perkembangannya sekarang mampu
melewatkan trafik hingga 1 Gbps. Maksimal panjang kabel UTP adalah 100 meter.
1.2. STP
Hampir sama dengan UTP hanya saja setiap pasang kawat
dibungkus dengan foil logam. Keempat pasang kawan akan dibungkus lagi dengan
foil logam atau serabut logam. Tujuannya adaalh untuk mengurangi gangguan
seperti electric noise, medan magnet, dll. STP bisa dikombinasikan dengan STP
Data Connector atau bisa juga dengan RJ45. Maksimal panjang kabel STP adalah
100 meter. Karena lebih tahan dari noise, kabel STP ini lebih banyak digunakan
untuk pengaplikasian outdoor, seperti kabel yang menuju AP di tower.
2. Standart Pengkabelan
Setiap kawat didalam kabel jaringan
memiliki fungsi yang berbeda sehingga kita tidak bisa asal crimping. Ada dua
standart pengkabelan yang paling sering digunakan yaitu : EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B, dengan
cara mengurutkan sususan kabel berdasarkan warna.
2.1. EIA/TIA 568A
Susunan kabel dengan standart EIA/TIA 568A dimulai dengan
kabel berwarna putih hijau. maka susunan kabel akan menjadi seperti berikut :
1. Putih Hijau
2. Hijau
3. Putih Orange
4. Biru
5. Putih Biru
6. Orange
7. Putih Coklat
8. Coklat
2. Hijau
3. Putih Orange
4. Biru
5. Putih Biru
6. Orange
7. Putih Coklat
8. Coklat
2.2. EIA/TIA 568B
Susunan kabel dengan standart EIA/TIA 568B dimulai dengan
warna putih orange. Urutan lengkap kabel dengan standart ini seperti berikut :
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat
2.3. Kabel Cross & Straight
Pada saat kita bicara tentang pengurutan pin kabel
jaringan, tentu sebutanCrossover dan Straight sering kita dengar. Kabel straight merupakan kabel yang ujung awal dengan ujung
akhir kabel memiliki urutan pin yang sama. Contoh kabel straight dengan
standart pengurutan pin EIA/TIA 568B.
Maka ujung dengan dan ujung belakang sama - sama memiliki
susunan pin EIA/TIA 568B. Kemudian untuk kabel cross, sesuai namanya artinya susunan
pin berlawanan, atau berseberangan.
Kabel straight
dan cross memang sama - sama menghubungkan device ke device lain dalam jaringan
komputer, namun device yang bisa dihubungkan dengan masing - masing jenis kabel
ini berbeda. Derikut tabel device yang akan dihubungkan dan kabel yang
dibutuhkan
3. Isi
XXXXXXXXX
|
HUB
|
SWITCH
|
ROUTER
|
WORKSTATION
|
HUB
|
Crossover
|
Crossover
|
Straight
|
Straight
|
SWITCH
|
Crossover
|
Crossover
|
Straight
|
Straight
|
ROUTER
|
Straight
|
Straight
|
Crossover
|
Crossover
|
WORKSTATION
|
Straight
|
Straight
|
Crossover
|
Crossover
|
4. Pemasangan/pembuatan kabel UTP
Sebelum melakukan pengkabelan, ada
beberapa pertimbangan yang harus dilakukan terlebih dahulu, misalnya berapa
jumlah komputer yang akan dihubungkan. Kemudian jarak antar node perangkat.
Alat yang Dibutuhkan
Untuk melakukan pengkabelan, siapkan beberapa alat
berikut :
- Cable UTP/STP, tentukan berapa panjang kabel, dan berapa jumlah kabel yang dibutuhkan. Kualitas kabel juga berbeda pada tiap merk.
- RJ45, yang nanti akan digunakan sebagai konektor kabel.
- Crimping Tool, untuk melakukan pemasangan konekstor RJ45 ke kabel UTP/STP, biasanya disebit crimping.
- LAN Tester, ketika proses pembuatan kabel jaringan sudah selesai, hal terakhir yang perlu dilakukan adalah testing. LAN tester ini digunakan untuk melakukan tsting terhadap kabel jaringan. Indikasi apakah kabel berfungdi dengan normal bisa dari indikator buyi beep LAN tester atau bisa juga dari nyala lampu LED.
Cara Pengkabelan
1. Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira
2 cm.
2. Buka pilinan kabel, luruskan dan
urutankan kabel sesuai standar TIA/EIA 368B
3. Setelah urutannya sesuai standar,
potong dan ratakan ujung kabel, Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar
tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah
benar.
4. Lakukan crimping menggunakan crimping
tools, tekan crimping tool dan pastikan semua pin (kuningan) pada konektor
RJ-45 sudah “menggigit” tiap-tiap kabel. Setelah selesai pada ujung yang satu,
lakukan lagi pada ujung yang lain.
5. Langkah terakhir adalah menge-cek kabel
yang sudah kita buat tadi dengan menggunakan LAN tester, caranya masukan
masing-masing ujung kabel (konektor RJ-45) ke masing2 port yang tersedia pada
LAN tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan
kabel yang kita buat.
Pastikan ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar, selubung kabel (warna biru) juga ikut sedikit masuk kedalam konektor.
Link : http://tkjluarbiasa.blogspot.co.id






Komentar
Posting Komentar